Ma’had Al-Faruq Gallery

Pengembangan Fasilitas dan Prasarana Ma’had Al-Faruq

Salah satu aspek yang seyogyanya mendapat perhatian utama dari setiap administrator pendidikan adalah mengenai sarana dan prasarana pendidikan. Sarana pendidikan umumnya mencakup semua peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan dan menunjang dalam proses pendidikan, seperti: gedung, ruang belajar/kelas, alat-alat/media pendidikan, meja, kursi dan sebagaianya. Sedangkan yang dimaksud dengan prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti : halaman, kebun/taman sekolah, jalan menuju ke sekolah.

Salah faktor yang mendukung keberhasilan program pendidikan dalam proses pembelajaran yaitu sarana dan prasarana.

Sarana dan prasarana pendidikan pada dasarnya dapat dikelompokan dalam empat kelompok, yaitu tanah, bangunan, perlengkapan, dan perabot sekolah (site, building, equipment, and furniture). Agar semua fasilitas tersebut memberikan kontribusi yang berarti pada jalannya proses pendidikan, hendaknya dikelola dengan dengan baik. Pengelolaan yang dimaksud meliputi: (1) perencanaan, (2) Pengadaan, (3) Inventarisasi, (4) Penyimpanan, (5) Penataan, (6) Penggunaan, (7) Pemeliharaan dan, (8) Penghapusan.

Pengembangan Sarana dan Prasarana Ma’had Al-Faruq

Diawali dengan tanah wakaf dari keluarga Bani Kusyaeri di desa Karanglewas kidul dan sebuah mushola kecil sebagai sarana dakwah awal. Dengan niat dan usaha akhirnya berkembang menjadi beberapa bangunan dan masjid yang merupakan hibah dari lembaga internasional ‘Qatar Charity’ dan infak dari para mukhlisin di Qatar dan di Indonesia pada umumnya.